Posts

Showing posts from November, 2018

Sajak-Sajak Tak Bertuan

01/ Malam dengan secangkir kopi bayangan dirimu wangi tubuhmu senyum dibibirmu juga sebuah pertanyaan yang belum menemukan jawaban kamu, masihkah tak tahu perasaanku? 02/ Siang ini ada yang tercecer; ialah rindu dan masih berkeliat,  mengadili tanpa ingat membuat hari-hariku larat,  rindu masih saja berani,  padahal jelas ia menyakiti 03/ Kau adalah pembunuh ulung yang tak perlu pisau untuk membinasakan rasa cukup bersamanya  aku mati tak bersisa 04/  Rindu ini seharusnya tak menuntut balas sebab dia ikhlas tidak seperti ego yang berteriak-teriak minta dipuaskan 05/ Aku gelebah, kekasih tak tahu arah menuju jalan pulang cepatlah kau datang agar rinduku dapat beristirahat  dengan tenang 06/ Aku egois, bahkan terhadap diriku sendiri bersikukuh mencintaimu dalam diam dan mengharapkanmu untuk paham 07/ Akhir-akhir ini aku suka makan malam, kekasih agar bunga tidurku ti...

Merayakan Luka

"Pulanglah, berdamailah"  bisik sebuah suara sore ini suara yang sejak lama berbicara mengarah-ngarahiku agar jangan terbuai harapan sebab manusia mengecewakan setelah petang menjelang dan ingatan terus mengenang-mengenang tentang bangku kayu taman-taman kota genangan air lampu jalan halte pemberhentian bus kuning percakapan yang tiada tara dan kau wajahmu terus berkelebat seperti arwah-arwah di udara menghantui tidurku membayang-bayangi selepas jam tidurku parasmu tak bisa lesap memburuku hingga sesak di kantin kampus pojok-pojok ruang kelas ruang tunggu kereta membuatku terjaga dengan kelebat cinta harap, dan doa kau telah menjadi pemeran utama yang menjadi biang dari segala karut yang menjadi sebab dari segala kusut dan aku hanya menjadi tokoh figuran yang tak kasat mata sebab hanya dia yang paling kau pinta nb : teruntuk yang membuat luka, tetaplah berbahagia.