Barangkali

barangkali yang kau suka
bukan teman untuk berdialog
melainkan apa saja 
yang membuat heningmu hilang

barangkali apa-apa dariku  
akan selalu kurang
meski telah banyak waktu
yang kubuang untuk memastikanmu tenang

barangkali gunung dan laut tertawa
karena aku melamunkan 
ketidakmungkinan rasa
berubah wujud nyata

barangkali aku yang mudah cemburu
dengan apa-apa yang kau lakukan
dengan apa-apa yang kau genggam
aku tidak punya sabar

barangkali aku yang tidak tahu diri
meminta banyak perhatian
atas kita yang bukan siapa-siapa

barangkali seperti burung gereja
yang pergi melalu terbang
esok hari dan seterusnya
aku takkan melihatmu pulang

mari sudahi saja
barangkali kita sama-sama lega

mari sudahi saja
barangkali memang bukan kamu
memang bukan kita






ditulis di Saturasi Kopi,
Tebet, Jakarta Selatan

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

[Ulasan Buku] - Museum Teman Baik

Memaknai Hidup