Sajak Akhir Tahun

Sedang ingin menulis sesuatu untuk menutup tahun 2018, tetapi tidak memiliki konten udah ditulis hehehe. Maka memanfaatkan foto-foto yang tidak tersalurkan di instagram, lahirlah sebuah ide untuk mempuisikan gambar-gambar yang saya ambil disepanjang tahun 2018. Ini adalah gambar-gambar terbaik dan terfavorit menurut versi saya sendiri tentunya. 



01/
aku mau mau menjadi tanah bagi pijakanmu
menjadi daratan bagi tumpuanmu
dan bila kau terjatuh
biarlah aku menjadi
tempat rebahmu

02/
tidurlah, mungkin kau lelah
sebab beberapa gelisah
butuh waktu untuk merebah
agar tak terlalu larut dalam resah

03/
tuan, bolehkah kutaruh kenang
di kotamu yang senyap?
agar ia diam
sebab musim ini,
aku tak ingin
luka tumbuh mekar

04/
berbahagialah mereka
yang menemukan
sebab teman adalah langka
terpujilah mereka
 persahabatan-persahabatan
yang bertahan
yang kuat melintasi warsa
dan rawatlah mereka
dengan kasih
dan juga doa

05/
pada malam-malammu
aku tak ingin menjadi siapa-siapa
barang kali hal yang kecil
yang selalu kau sebut
dengan sikap bertelut



06/
sepasang sepatu ini
begitu ringan digunakan
mungkin karena
sepanjang jalan
dipenuhi harapan
esok bisa berjalan
bersama tuan



07/
seperti desember
kau dan aku
adalah fana
yang pelan-pelan sirna



08/
enyahlah kau rasa
sebelum kau menjadi luka
dan terbuang
sisa-sia




09/
dihatiku banyak jalan
maka sesampainya di persimpangan
tolong menoleh sesaat
akan kutunjukkan kau
arah jalan pulang



10/
bagian favoritku adalah laut
dan kau adalah batu karang
aku mencintaimu dengan luas
namun kau hanya memberiku luka



11/
cinta bergerumuh
pada percakapan-percakapan
sederhana
di meja kayu
beranda rumah



Comments

Popular posts from this blog

[Ulasan Buku] - Museum Teman Baik

Tentang Hari-Hari yang Berat, dan Orang-Orang yang Tidak Berhenti Bergerak

Barangkali