catatan lama


kalau kau ingin bercerita
tentang apa saja
kau punya nomorku
juga punya media sosialku
pasti akan kubalas sesegera yang kubisa

kalau kau sedang ragu
barang kali untuk hal-hal kecil
sesederhana baju yang cocok untuk kau pakai
kau bisa menanyakannya kepadaku
kau tahu, aku selalu menunggu momen-momen
kau mempertimbangkan pendapatku
bukan, jangan salah mengartikan
aku bukan ingin dilihat,
bukan untuk membuat mu tercengang
pada pemikiran-pemikiranku

aku di sini hanya untuk sementara
hanya kadang-kadang,
ketika kau membutuhkan
aku tak mau terbuai angan
karena kau tak punya jawaban

kalau kau ingin bantuanku
apa saja, katakan saja
aku akan sediakan pikiran dan tenagaku untuk membantumu
jika tidak memperbaiki apa pun, setidaknya aku hanya ingin
memastikan bahwa kau baik-baik saja

kalau dia yang disampingmu
membuatmu terluka
kau hanya perlu menengok ke belakang
ada aku, bukan untuk mengulurkan tangan
agar kau melepasnya
tapi ada aku yang mau memperhatikan
segala kebiasaan jelek dirinya yang membuatmu
ingin lepas dan menceritakan kembali segala kebaikannya
agar kau mencoba bertahan

kalau mereka atau teman-temanmu
membuatmu kesal dan membuatmu kecewa
lihat aku, ada aku yang menjadi telingamu
mendengar setiap keluh kesahmu
mengindahkan kekesalan dan amarah
yang tidak bisa kau tumpahkan,
seperti kebiasaanmu, menyimpan semuanya sendirian
meskipun itu, ada aku yang mengelus-elus punggungmu
agar kau tampak lebih tenang

ketika kau merasa kehilangan
dan tak pernah tahu ke mana kau harus pulang
lihat aku. ada aku yang selalu menatapmu
sudah kubilang, tidak ada maksud lain dari tindakanku
hanya tak mau kau merasa sendirian

kalau kau merasa kesepian
seharusnya itu tidak perlu
karena kau harus tahu
aku memperhatikanmu
aku tidak akan menyapamu atau
menghubungimu lebih dulu
selama kau tidak bersikap aneh
dan baik-baik saja
itu sudah cukup

kau tak perlu merasa sendiri, karena aku
terlalu sering memikirkanmu

ketika kau merasa
takdir terlalu keras mempermainkanmu
jangan pernah lupa
selalu ada namamu dalam
waktu-waktu teduhku
kau hanya perlu percaya
bahwa masih ada asa
yang dapat kita genggam

masih ada hari esok
untuk kau jalani

dan jika kau kembali baik-baik saja
setelah melakukan semua yang kutulis di atas
kau boleh berpaling
melanjutkan yang sudah lebih dulu terjalin



Jakarta, 2016
sebuah catatan lama yang masih sangat relevan

Comments

Popular posts from this blog

[Ulasan Buku] - Museum Teman Baik

Barangkali

Memaknai Hidup