Luka

Aku tidak pernah berpikir 
untuk mencintaimu
walau hanya sekejap
tapi yang terjadi 
justru sebaliknya
aku mencintaimu
walau tidak sejak kali
pertama kita bertemu
ketika kau masuk 
ke dalam hidupku
mengusik segala rutinitasku
mengisi hari-hariku
bahkan mencoba merobohkan
benteng yang kubuat
karena terikat masa lalu
aku tahu
aku telah lepas dari
bayang-bayang semu
tapi mencintaimu 
bukanlah ujung 
dari kebahagiaan
justru awal 
dari segala kepahitan
luka, patah hati
karena ketika aku
merasa akhirnya
bisa jatuh cinta lagi



kau tiba-tiba saja pergi.

Comments

Popular posts from this blog

[Ulasan Buku] - Museum Teman Baik

Barangkali

Memaknai Hidup