Journey of Healing (Day 4)

Pada suatu malam di kota yang berbahagia kau berucap "seingin-inginnya angan, hanya mau kau menyisakan ruang di antara banyak kelas dihatimu."

Aku menggumam. Kau yang terlalu mencintaiku, atau kau yang terlalu takut menjadi yang dilupakan?

Pada suatu malam di kota yang tidak berbahagia aku berlisan "kau, Tuhan mengabulkan doamu."

Kini, giliranku.

Aku berlutut serendah-rendahnya "di antara hujan berkat, semoga kau di dalamnya; menyapaku "Hai, apa kabar? Aku rindu."

Aku tersenyum. Berdamai dengan keadaan, mengasihi seluas-luasnya.







Harapan Kecil untuk Kekasih.
Jakarta, 11 Januari 2020

Comments

Popular posts from this blog

[Ulasan Buku] - Museum Teman Baik

Barangkali

Memaknai Hidup